Pilih sekolah yang bermutu dengan jurusan yang masih memberikan peluang kerja terbuka luas
Info Penting 21-Juli-2018 08:49:22
Segenap keluarga besar SMK Pelayaran Bhakti Samudera Surabaya, Detail
Berita Terkini 18-September-2018 12:38:05
Ciptakan SDM Perhubungan Yang Handal, Kemenhub Selenggarakan Reform Leadership Training
JAKARTA – Sektor Perhubungan memiliki peran strategis dalam keberhasilan pembangunan. Melalui sektor transportasi dapat terjalin konektivitas di seluruh wilayah tanah air Indonesia sehingga dib Detail
  
VIDEO PROFILE
FACEBOOK
Email
bhakti_samudera@yahoo.com
spmbhaktisamudera@gmail.com
Alamat
Jl. Simo Hilir Raya No. 12 Surabaya
Telp. 031 7321415
Fax. 031 7344369
STATISTIK WEB

IP Address : 54.224.166.141
Berita
27-Agustus-2018 12:45:13
Kemendikbud Revitalisasi 350 SMK pada 2019


JAKARTA, (PR).- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan merevitalisasi sebanyak 350 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada 2019. Jumlah tersebut lebih banyak ketimbang tahun ini yang sebanyak 219 SMK. Program percepatan peningkatan kualitas tersebut akan menghabiskan dana sekitar Rp 1 triliun.

Direktur Pembinaan SMK, Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud, M. Bakrun mengatakan, kebutuhan dana tersebut dihitung berdasarkan kebutuhan revitalisasi pada bidang infrastruktur. Antara lain untuk membangun laboratorium, teaching factory, ruang kelas baru dan peralatan pendukung kegiatan praktik dan belajar. Menurut dia, setiap sekolah akan mendapat dana berbeda tergantung kebutuhan masing-masing. 

Ia mencontohkan, untuk merevitalisasi SMK jurusan animasi, biaya yang dibutuhkan sekitar Rp 3-5 miliar. Sedangkan untuk jurusan kemaritiman tak kurang dari Rp 15 miliar. Pemerintah memprioritaskan 5 jurusan yang akan direvitalisasi, yakni maritim, pariwisata, pertanian, industri kreatif dan teknologi. "Sesuai dengan program Nawacita presiden," ucap Bakrun di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu 15 Agustus 2018.

Kendati demikian, karena kesiapan fiskal negara yang terbatas, dana revitalisasi untuk setiap SMK pada tahun depan tak akan mencapai puluhan miliar per sekolah. Bakrun mengaku masih menghitung besaran insentif yang akan digelontorkan kepada masing-masing SMK. "Kami juga terus berusaha mengajak dunia usaha dan industri untuk mau membantu program ini. Saat ini, partisipasi dunia usaha dan industri yang konkret bantu seperti membangun laboratorium masih di bawah 10 persen dari total 13.900 SMK," katanya. 

Program revitalisasi SMK sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016. Bakrun mengatakan, revitalisasi tidak hanya berupa perbaikan sarana dan prasarana sekolah, tetapi juga membenahi kompetensi guru dan tenaga kependidikannya. Pasalnya, kualitas guru sangat menentukan tercapai atau tidaknya target peningkatan kompetensi lulusan SMK.

"Setiap tahunnya, SMK meluluskan 10.000 siswa. Jumlah yang sangat sedikit dibandingkan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri yang setiap tahun membutuhkan 70.000 lulusan SMK. Dari 10.000 itu, yang tersertifikasi hanya 1.350 siswa. Tersertifikasi artinya kompetensinya memenuhi standar atau relevan dengan dunia usaha dan industri," kata Bakrun.

Gandeng ribuan industri
Program revitalisasi SMK menggandeng sebanyak 3.574 industri. Terutama industri yang bergerak pada bidang otomotif, pariwisata, industri kreatif dan kemaritiman. Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan, peta jalan revitalisasi SMK mendorong terjadinya hubungan yang baik antara dunia pendidikan dan industri.

"Tujuh persen kurikulum SMK itu yang menentukan industri. SMK harus punya hubungan kerja sama yang erat dengan industri. Sampai dengan 2017, kami telah melatih 12.740 guru agar menjadi guru produktif, merekrut 15.000 guru Program Keahlian Ganda," ucap Muhadjir.

Ia menuturkan, kurikulum SMK diselaraskan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri dan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Menurut dia, pemerintah akan terus menjaring industri yang relevan dengan program revitalisasi. Pasalnya, saat ini, serapan lulusan SMK terhadap dunia industri terus meningkat. 

"Relevansi kompeten lulusan SMK dengan industri terus dilakukan. Sebanyak 421 SMK menjadi lembaga sertifikasi profesi pihak satu, 6 Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) telah menjadi LSP pihak dua. Dan saat ini terdapat 1.304 lembaga kursus menjadi tempat uji komperensi," katanya.

sumber informasi:
http://www.pikiran-rakyat.com/pendidikan/2018/08/15/kemendikbud-revitalisasi-350-smk-pada-2019-428836

[bhaktisamudera.com]